Saya punya cita-cita, sudah sejak lama saya memimpikannya. Tapi, sepertinya cita-cita ini tak sekalipun pernah tampak ingin direalisasikan. Cita-cita hanya sebatas angan belaka. Sampai akhirnya cita-cita kebingungan mencari jalan keluar. Ia terus terperangkap dalam hati. Ia ingin keluar dari kepala. Tapi Tak ada yang menuntun. Karena jiwa tak tahu mau ke mana. Ia terus saja dikalahkan oleh ego pemilik cita. Menyalahkan keadaan. Mengatasnamakan keterbatasan. Mempermasalahkan lingkungan yang tak mendukung. Tapi cita selalu sabar menunggu. Karena hidup adalah pilihan. Menjalani hidup itu selalu penuh dengan pilihan. Memilih pakaian yang pas, makanan, jalanan yang tak macet, pasangan hidup, pekerjaan, dan sebagainya. Semua ada pilihannya. Kita seperti musang, memilih yang terbaik. Musang atau luwak hanya memilih biji kopi terbaik untuk dimakan. Apa yang kita anggap terbaik bagi kita, menjadi pilihan. Membuat kita sedikit egois. Memilih hanya jika itu terbaik buat diri sendiri namun bagi orang lain belum tentu. Sehingga memilih itu gampang-gampang susah. Nah sekarang kita juga harus memilih, mau jadi orang baik atau jahat? Kalau selama proses kita memilih selalu ada pihak yang terabaikan, maka bisa jadi kita bukan orang baik. Maka dari itu, setiap menjatuhkan pilihan baiknya mempertimbangkan apakah kita merugikan atau menyakiti orang lain? Tapi terkadang ada hal-hal diluar kuasa kita terjadi. Kita tanpa sengaja melukai orang dengan pilihan kita. Tapi inilah hidup selalu menyuguhkan pilihan yang kadang membingungkan dan rumit.
Maka berlaku bijaklah. Ada satu masa kita juga merasa inilah yang terbaik saat ini.
Impian selalu rela jadi pilihan kesekian. Tak bosan ia menyiapkan diri jika suatu saat ia yang terpilih.
Meski engkau tak selalu jadi awal, yakinlah bahwa kelak engkaulah yang mengindahkan dunia.
Sampai saat ini, saya masih menyimpan cita-cita itu. Berharap dengan semua yang ku lakukan saat ini adalah proses menuju mewujudkan cita dan mewujudkan impianku. Tapi apakah semakin dekat atau jauh? Huah.. God what i'm just a dreamer? Who never could wake up?
The best way to make your dreams come true is to wake up!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar