Wajah dan kepala ku tengadahkan ke atas. Ku pandangi langit dengan takjub. Seperti bercahaya. Langit malam yang pekat, benderang oleh cahaya yang meluas. Sekali lagi ku perhatikan dengan seksama. Ternyata langit sama sekali tak bercahaya. Langit malam tertutupi oleh bentangan awan. Awan yang meluas di langit hitam menimbulkan efek langit seperti terang. Putih awan mengelabui.
Sejatinya langit malam cerah adalah langit yang hitam. Langit yang gelap pekat. Ia cerah jika ia kelam. Ia cerah jika ia ditemani bintik-bintik putih bercahaya. Walau ia kecil, namun ia kemilauan dan akan setia menemani malam merangkak, merekam kehidupan malam dan menangkap jutaan harapan yang terbang.
Mata kadang tertipu. Tapi ada hati yang bisa membantu untuk melihat. Ia mungkin tampak seperti ingin memberimu kebaikan. Padahal mungkin sebaliknya. Lihatlah dengan jelas. Ia bisa saja seperti menakutimu padahal sebaliknya dia ingin melindungi dirimu. Pekakan rasamu.
Just to adviced myself.
#Di atas motor, di balik punggung kekasihku :)
2 komentar:
suka banget gitcyu ma tulisan ini...cakep deh pokoknya
:P
hey ada yg komentari xixixixix *blushing
Posting Komentar