...Untuk para intelektual dan sang pemakan bangkai busuk bernama tuhan.
...Berjanjilah untuk memerangi para pengkhianat (voice of enda) vokalis 'the hendriks' yang akhirnya membakar semangat punkers yang sedang nonton yang tadinya masih 'adem ayem' untuk ikut tampil jingkrak-jingkrak alias lompat-lompatan, senggol kiri senggol kanan, dorong belakang, tabrak depan, sampai panggung bergoyang (asli berguncang betulan panggungnya sampai hampir roboh) :D
Ini kali pertama saya menonton pertunjukan musik anak-anak punk dengan aliran musik underground, power violence (betuljikah? Maaf klo salah!). Sempat merasa aneh sendirian berada di tengah-tengah mereka (rambut mohawk dan gimbal, baju kaos hitam, jaket kulit, aksesori spike, celana sobek, sepatu boot) meskipun salah satu panitianya juga ada yang berjilbab.
Berada di tengah-tengah mereka seperti berada di demensi dunia lain. Dunia penuh kejujuran, tidak ada status sosial yang mencolok semua sama, bisa menjadi diri sendiri tanpa takut adanya judge atau penghakiman. Entahlah? Tapi seperti itu yang ku amati.
...lawan dan katakan tidak untuk yang berpakain rapih! :enda
"glek!" sedikit tersinggung, walaupun saya tidak tahu definisi pakain rapih menurutnya.
Saya senang, meski merasa sedikit tertolak. Saya sangat salut dengan komunitas ini. Salut buat yang buat infoshop. Merasa iri karena tidak bisa seperti mereka yang punya kepedulian tinggi.
[Lap. Aptisi 24102010#supportourlocalinfoshop]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar