...Dream and Action...

...dream and action...

Kamis, 07 Oktober 2010

Superhero trans-gender :D

Seorang pahlawan atau superhero tidak selamanya macho selayaknya pria sejati seperti spiderman, batman, superman, ataukah perempuan tangguh dengan kekuatan yang tak kalah dari laki-laki layaknya Lara Croft. Superheropun bisa seorang transgender pria-wanita alias 'banci' atau waria yang gemulai dan kemayu. Film kesekian Nia Dinata yang disutradarai oleh Lucky Kuswandi berhasil menciptakan tokoh superhero transgender yang mungkin pertama di dunia.

Masyarakat umum di Indonesia sendiri, masih sering memarginalkan dan mendiskreditkan para waria. Di film yang berjudul Madame X, digambarkan bagaimana kehidupan sosial mereka sering mendapatkan ancaman dari pihak-pihak yang mengaku bermoral, dipukuli, dibakar sanggarnya. Seperti di kehidupan nyata di mana suatu waktu kongres para waria tiba-tiba dihentikan secara paksa dan terjadi pemukulan oleh suatu kelompok yang mengaku pembela islam. Di Madame X, para kelompok yang sering melakukan tindak kekerasan itu dijuluki kelompok 'Bogem' pow..! Yah.. Film ini sepertinya ingin melakukan Kritik sosial terhadap kondisi kehidupan berbangsa saat ini, dari poligami, umbar janji semu pimpinan saat kampanye, juga menyinggung para TKW yang akan dikirim ke negara 'Aljambret' dan konspirasi tingkat atas. Tidak lupa sindiran-sindiran untuk para perempuan penggila fashion. "perempuan rela mati demi sebuah tas"

Kejahatan yang terjadi di negeri 'Antah berantah' negeri dalam film, berusaha diselesaikan oleh seorang pahlawan bernama Madame X. Ia seorang pelayan salon pada siang hari dan memberantas kejahatan pada malam hari utamanya membela kaumnya. Ia bertarung dengan head dryer, tusuk konde, bedak, blush on, dan semua alat rias lainnya sebagai senjata.

Semua orang berhak jadi pahlawan, membelala kebenaran dan melumpuhkan kejahatan, tak terkecuali seorang waria dengan tas riasnya.

Tahu tidak? Tadinya saya mengira ini film animasi, parahnya lagi saya mengira produksi walt dysney. Hahaha.. Bukti kemalasanku mencari tau, malas membaca, cuek, dan tidak mau tahu. Inilah semua penyebab kebodohan. Saya bukannya mendatangi poster yang ditempel di dinding bioskop tuk sekedar membaca tag line, para pemainnya dan pembuat film. Saya hanya mengutarakan pada temanku ingin menonton yang main di cinema 1, semua temanpun setuju. Saya juga hanya mondar mandir tanpa mendekati bingkai Madame X. Tidak salah, ekspresi saya keheranan ketika film dimulai dan muncullah Aming.
Padahal, saya sudah sering membaca twit Fitri Tropika, Sarah Sechan dan Joko Anwar. Saya bukannya 'ngeh', tapi malah berpikir terlalu jauh. "Huahahaha... Ita memang ongol..."

Tapi saya cukup terhibur kok dengan film Madame X.
_nonton 07102010@TO.MP_

Tidak ada komentar: